Selasa, 11 Desember 2012

bercerita DIRi sendiri


BERCERITAA,, DIRI SENDIRI
   
      Perjalanan hidup kita selalu penuh dengan cerita. Kadang menarik, kadang membosankan, kadang butuh sesuatu untuk dikenang, kadang ada beberapa hal yang tak ingin lagi kita ingat. Pastinya di masa datang tetap akan datang momen dimana kita rindu mengingat peristiwa yang dialami di masa lalu. Kalau dulu kita merekoleksi ingatan melalui album foto cetak. Kini kita bisa mengingatnya melalui perjalanan kita di social media. Lebih mudah, gampang dicari, dan kita bisa mengingat setiap peristiwa dengan lebih detil.
      Untuk penulis pribadi sih, lebih suka merekam kegiatan yang menyenangkan melalui tulisan di blog dan ebook. Beberapa perjalanan memori juga dilakukan melalui jepretan foto di Instagram. Setiap orang bisa melakukan dengan caranya masing-masing. Ada yang mengunggahnya jepretan fotonya di Flickr. Ada yang puas hanya dengan menulis status update hidupnya di Facebook atau Twitter.kalau diperhatikan ya, sepertinya salah satu tren social media belakangan ini adalah kesempatan lebih luas untuk bercerita tentang diri sendiri. Semakin banyak fitur yang disajikan dalam dunia social media yang memvisualkan cerita tentang kehidupan diri kita sendiri.
      Yang paling terlihat adalah format timeline di Facebook. Kita bisa melihat profil seseorang di Facebook melalui runutan waktu. Sejak awal orang itu lahir, pertama kali bergabung di Facebook, hingga cerita tentang orang itu hingga saat ini. Semua status update, foto, video, aktivitas yang kita lakukan dengan aplikasi pihak ketiga (seperti Path, Instagram, Tumblr, dll) tersaji berurutan di timeline. Kita jadi bisa membaca perjalanan cerita orang dari waktu ke waktu.
       Pernah coba About.me kan? Situs tempat kita membuat “kartu nama” berupa halaman pribadi di ranah daring. Kita bisa bercerita singkat/panjang tentang profil kita di sini. “Kartu nama” ini bisa kita tambahkan foto satu layar penuh supaya lebih merepresentasikan karakter kita. Masih kurang lengkap? Silakan tambahkan tautan ke blog, YouTube, LinkedIn, Twitter, Facebook, dll. Intinya, About.me adalah tempat kita bercerita singkat tentang karakter kita di publik maya.
       Hidup kita tidak selalu di depan komputer, namun hampir setiap saat kita memegang smartphone. Social media semakin tak lepas dari jari kita. Kita pun akhirnya bisa bercerita tentang diri kita melalui smartphone. Salah satu yang tren sekarang adalah Path, yang bisa dipakai di iOS dan Android. Di Path jumlah teman kita dibatasi. Tujuannya memang supaya yang bisa membaca kisah kita hanyalah teman-teman terdekat kita saja.
   
  
  
  
     
         Aplikasi Path sebenarnya tak berbeda jauh dengan apa yang sudah ditawarkan oleh Facebook, namun orang suka menggunakan aplikasi ini karena privacy-nya lebih terjaga, selain memang karena tampilan antarmukanya yang memang menarik. Path menyajikan setiap tulisan/foto/video/dll dalam format timeline. Kita bahkan bisa “tidur” dan “bangun” di Path. Aplikasi ini menarik digunakan untuk kita yang ingin berbagi cerita diri namun hanya pada orang-orang tertentu saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar